6 Langkah Merencanakan Ide Bisnis Agar Sukses dan Lancar

Sebelum menulis ini saya telah merencanakan ide bisnis dan sudah menjalankannya semoga sukses dan lancar. Saya membutuhkan waktu hampir 3 bulan lebih untuk merencanakan dan menetapkan dan akhirnya bisa jadi dan mulai. 

Sejauh ini Alhamdulillah lancar tinggal promosi dan pemasaran saja, untuk persiapan dan eksekusinya saya sudah merasa mantab. Cara yang saya lakukan juga belajar dari berbagai sumber di Google dan juga para pakar bisnis.

Ada poin-poin yang harus dilalui sebelum akhirnya perencanaan bisnis bisa matang dan proses menjalaninya bisa jauh lebih jelas. Tentu saja untuk suksesnya membutuhkan waktu, tidak ada uang instan, tetapi jika saat dijalankan terasa jelas, hal ini akan memudahkan.

merencanakan ide bisnis

Langkah-Langkah Merencanakan Ide Bisnis

1. Membaca Potensi Pasar

Ide memulai bisnis faktor utama dan pertama adalah membaca potensi pasar. Anda harus jeli menganalisa pasar target bisnis yang akan anda lakukan, agar bukan sekedar ikut-ikutan atau memulai usaha tanpa dasar.

Sebagai contoh yang salah jika diterapkan, Anda mantan karyawan di Jakarta yang memutuskan pulang kampung. Ketika di Jakarta anda melihat disana Bubur Ayam sangat laris, dan anda merasa ada peluang menjual bubur ayam di kampung.

Ini adalah sebuah ide tanpa dasar, tanpa membaca pasar.

Yang benar adalah, di kampung anda melihat ada beberapa penjual soto ayam yang laris. Nah apa kekurangan Soto ayam di daerahmu, mungkin mereka hanya buka di siang hari hingga malam hari, tidak ada menu tambahan lain.

Anda bisa membuka bisnis warung soto yang bukanya sampai malam hari, menawarkan tempat yang santai dengan tambahan berbagai pilihan menu.

Kesimpulannya, harus memastikan apa yang laku di daerah tempat dimana akan membuka sebuah bisnis.


2. Menghindari Kompetisi

Jangan sampai bisnis ikut-ikutan tetapi cerdas melihat peluang dengan melengkapi apa yang kurang, bukan malah menambah kompetisi.

Di daerah anda sudah banyak coffee shop, dan coffe shop hanya orang-orang tertentu saja yang mau membeli di harga mahal, seprti hanya kalangan remaja. Sedangkan orang tua, keluarga tidak akan ke coffee shop.

Anda bisa menjual biji kopi roastingan atau kopi bubuk untuk menjualnya ke coffee shop, atau mungkin juga bapak-bapak tertarik untuk membeli kopi bubuknya.

Sebagai contoh lain ketika di daerah Anda banyak sekali warung makan, angkringan, atau hik. Anda jangan ikut-ikutan membuka warung makan atau Hik.

Contohnya bisnis kerupuk spesial yang bisa dititipkan di warung-warung makan tersebut, agar bisa menambah kelengkapan menu. Kerupuk adalah makanan yang pasti dibeli untuk menemani makan. 

Mungkin kerupuk udang dengan dibungkus plastik agar awet tidak mudah melempem lalu dititipkan di setiap warung makan dan angkringan. 

3. Bagaimana Menjadi Spesial

Seperti di poin kedua tentang membuka bisnis soto, bagaimana caranya bisa spesial dibandingkan dengan yang yang lain. 

Mungkin dengan menambahkan "Soto Spesial Sundukan" dimana di warung soto belum tentu menyediakan sundukan, tetapi di warung anda pasti ada sundukan seperti telur puyuh, usus, ati ampela. 

Karena biasanya orang makan soto pasti ingin menambah menu pelengkap. Dan di warung anda harus komitmen sundukan selalu ada jangan sampai mengecewakan pembeli.

4. Tidak Pusing dengan Modal

Modal berapapun pasti bisa jalan jika anda sudah menemukan titik cerah di poin 1, 2 dan 3 diatas.

Contoh saja di poin nomer 2 untuk berjualan pemenuhan kerupuk di warung-warung anda, hanya perlu modal kurang dari 500 ribu saja.

Jangan sampai pikiran mentok dengan jumlah modal, jika anda masih bingung memikirkan modal, lebih baik urungkan niat untuk berbisnis, kerja dahulu hingga sampai terkumpul.

Memulai usaha harus bisa menekan modal seminimalm mungkin dan cepat jalan dan menguntungkan. Hindari malah fokus mencari modal pinjaman hanya untuk membangun usaha yang tidak jelas.

5. Ada Pasarnya Bukan Besar Untungnya

Maksudnya ada pasarnya adalah usaha bisnis yang akan dijalankan nantinya sudah pasti ada konsumennya.

Anda harus tahu pasarnya dimana, siapa yang akan membeli, tidak perlu terlalu memikirkan untungnya berapa. 

Misalnya saja anda melihat untungnya, mau berjualan mebel yang mungkin sekali laku bisa untung jutaan rupiah. Tetapi siapa dan kapan akan terjual itu cukup sulit memastikan.

6. Cashflow Cepat

Artinya cepat menghasilkan uang cash yang bisa segera diputar lagu untuk modal, memperbesar aset bisnis nantinya. 

Anda tahu mengapa penjual makanan, cemilan, cepat sekali besar karena ketika sudah laku perputaran uangnya cepat. Meskipun hanya berjualan cemilan murah harga 10 ribuan dengan untung 2 ribu, tetapi jika cepat terjual maka akumulasinya juga besar. 

Aldofla

Seorang manusia yang ingin bermaanfaat bagi manusia lainnya, semoga blog ini bermanfaat

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama